ATLAS PESISIR & LAUT UNTUK LOKASI MCMA   Leave a comment

Pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu sangat tergantung pada tersedianya informasi-informasi bio-fisik, sosial ekonomi, budaya dan kelembagaan yang obyektif, akurat dan terperbaharui. Informasi-informasi ini akan lebih mudah dimanfaatkan bila ditampilkan dalam bentuk peta-peta tematik dan teks singkat. Mengingat pengembangan dalam pengelolaan wilayah pesisir dan laut Propinsi Sulawesi Tenggara harus dilakukan secara optimal maka perlu disusun suatu Atlas yang dapat mengidentifikasi potensi dan isu-isu pengelolaan yang ada di daerah tersebut. Dalam kaitan ini kegiatan Pengumpulan Data dan Informasi untuk MCMA Propinsi Sulawesi Tenggara ditujukan untuk memberikan informasi tentang potensi wilayah pesisir dan laut Propinsi Sulawesi Tenggara yang meliputi potensi bio-fisik, kondisi sosial ekonomi, budaya dan kelembagaan serta isu-isu yang perlu mendapat perhatian dan pemecahan yang segera. Atlas ini menyajikan informasi tentang potensi dan permasalahan serta rekomendasi awal perencanaan pengelolaan wilayah pesisir dan laut sehingga diharapkan nantinya dapat digunakan sebagai panduan untuk melakukan pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir dan pelestarian habitat agar tujuan pembangunan yang berkelanjutan dapat dicapai.

Sumberdaya wilayah pesisir dan laut Sulawesi Tenggara sejauh ini belum dapat dikelola dengan baik karena adanya keterbatasan data dan informasi, terutama berkenaan dengan informasi yang obyektif, akurat dan terbaharui di wilayah tersebut. Oleh karena itu, salah satu kegiatan dalam Proyek Penyusunan Atlas Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Laut di Sulawesi Tenggara adalah melakukan kegiatan Pengumpulan data dan Informasi untuk MCMA Propinsi Sulawesi Tenggara.

Pengelolaan wilayah pesisir dan laut yang baik membutuhkan suatu program pengelolaan yang terintegrasi. Program pengelolaan yang terintegrasi dapat dilaksanakan jika didukung tersedianya informasi-informasi yang obyektif, akurat dan terbaharui. Penyediaan informasi yang obyektif, akurat dan terbaharui di wilayah pesisir dan laut Sulawesi Tenggara pada saat ini dirasakan sudah sangat mendesak. Informasi tersebut berguna untuk membantu penyusunan kebijakan dan perencanaan pengelolaan pesisir dan laut menjadi terintegrasi sehingga pengelolaannya dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Sejalan dengan pelaksanaan Undang-undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah dan dikenal dengan istilah “Otonomi Daerah”, dimana titik sentral pembangunan terletak di kabupaten/kota, maka hal ini akan memacu eksploitasi sumberdaya alam di kabupaten/kota yang bersangkutan. Eksploitasi sumberdaya alam yang tidak terkontrol akan menimbulkan gangguan terhadap kestabilan ekosistem dan merusak lingkungan hidup sekitarnya. Berdasarkan Pola Dasar Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara maka salah satu prioritas pembangunannya adalah mengembangkan beberapa kawasan andalan di Sulawesi Tenggara. Seperti telah dikemukakan di atas, bahwa salah satu daerah kawasan andalan adalah pantai dan pesisir sehingga secara langsung maupun tidak langsung pembangunan dan pengembangan di kawasan andalan ini mempengaruhi ekosistem dan sumberdaya alam di wilayah, pesisir dan lautnya.

Mengingat kondisi saat ini dimana pengelolaan kawasan pesisir dan laut Sulawesi Tenggara belum dapat dilaksanakan dengan baik, maka dibutuhkan suatu Atlas Pesisir dan Laut Sulawesi Tenggara yang dapat menginformasikan tentang potensi sumberdaya alam, penggunaan lahan, prospek pengembangan dan pemanfaatan berdasarkan pertimbangan ilmiah dan rekayasa, konflik pengelolaan, kapasitas kelembagaan, program monitoring parameter biofisik kimiawi dan sosekbud, penentuan indikator keberhasilan program dan umpan balik untuk pola pengelolaan yang berwawasan lingkungan. Selain itu, bentuk Atlas yang diharapkan adalah yang tersaji secara menarik dengan memanfaatkan teknologi komputer dan sistem informasi geografis, menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum dan pihak terkait sehingga dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap laut. Selain itu Atlas ini merupakan suatu bentuk informasi yang terintegrasi antara beberapa aspek fisik, biologi, kimia, sosial ekonomi yang didalamnya terdapat perencanaan yang melibatkan aspek rekayasa pesisir dan geodesi dalam suatu sistem informasi geografis (SIG) yang terpadu dan berbasis masyarakat.

Sumber :

ATLAS PESISIR & LAUT UNTUK LOKASI MCMA PROPINSI SULAWESI TENGGARA

Hasil Kerjasama Antara :
PT. SUPERINTENDING COMPANY OF INDONESIA

dengan
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
PROPINSI SULAWESI TENGGARA

Edisi Pertama

-2002-

Iklan

Posted April 24, 2012 by bangwilsultra in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: